Peringatan Hari Besar Nasional Desa Kebandungan

Rapat Persiapan Pembentukan PPHBN Dan Lokakarya KKN 53 UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Jum’at, 15 Juli 2022 pemerintah desa Kebandungan mengadakan acara Rapat persiapan pembentukan Panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PPHBN) di Aula Balai Desa. Menyusul terbitnya surat keputusan dari kecamatan Bodeh yang membolehkan kembali adanya perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di masing-masing desa.  Acara ini dihadiri oleh para ketua RT, ketua RW, Kepala Dusun, Karangtaruna, Para Tokoh Desa dan juga diikuti oleh Mahasiswa KKN 53 dari UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang berjumlah 14 mahasiswa. Dan acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Kebandungan, Bapak Suto Kencono.

Kepala Desa Kebandungan berharap PHBN tahun ini  bisa berjalan meriah seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena acara PHBN ini vacum selama dua tahun terakhir karena adanya pandemi covid-19. Beliau bersyukur karena dari pihak kecamatan mengizinkan kembali untuk mengadakan perayaan Hari Besar Nasional ini. Tanpa ada keputusan dari kecamatan ini tentunya pemerintah desa tidak berani untuk melaksanakan kegiatan perayaan Hari Besar Nasional ini. Kegiatan ini terdiri dari beberapa rangkaian, seperti pemasangan bendera merah putih dari tanggal 1-30 Agustus, Upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, dan perayaan lain seperti lomba-lomba 17 an. Beliau juga menyambut para mahasiswa UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa Kebandungan. “… Selamat datang para mahasiswa KKN dari UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan. …” Sedikit sambutan Bapak Suto Kencono.

Pada acara ini mahasiswa KKN UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan angkatan 53 juga melakukan pengenalan kepada peserta rapat pada siang itu. Setelah mereka sampai di desa Kebandungan pada Kamis 14 Juli 2022. Setelah sebelumnya mereka mengikuti penerjunan yang tersentral di kecamatan Bodeh bersama para mahasiswa kelompok lainnya yang juga bertempat di desa-desa yang berbeda di kecamatan Bodeh. Pada acara tersebut para mahasiswa KKN UIN Gus Dur disambut langsung oleh Pak Camat, Pak Kapolsek, Pak Danramil, dan jajaran lainnya.

Mahasiswa KKN UIN Gus Dur ini juga menyampaikan tujuan dan maksud pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata di desa Kebandungan tersebut dan sekaligus menyampaikan rancangan dan gambaran program kerja yang akan mereka laksanakan selama 45 hari kedepan. Terjadwal dari tanggal 14 Juli dan berakhir pada 29 Agustus 2022. Penyampaian ini disampaikan langsung koordinator kelompok, Dwi Firmansyah. Dia meminta izin dan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat desa Kebandungan agar kegiatan KKN tersebut bisa terlaksana dengan baik dan seluruh program kerjanya berhasil. Dia juga menyampaikan inti dari kegiatan KKN itu bahwasanya dari pihak UIN Gus Dur (LP2M) memberikan pesan kepada para mahasiswa KKN agar bisa belajar bermasyarakat dengan baik, dan dan membantu memfasilitasi pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan baik di PemDes, Lembaga Pendidikan, dan seluruh sektor lain. Disampaikan mereka harus merancang dan melaksanakan proker yang berkaitan dengan tema besar yang diberikan oleh LP2M UIN Gus Dur Pekalongan.

  “… dari LP2M memberikan tiga tema besar pada pelaksanaan KKN angkatan 53 UIN Gus Dur ini, yaitu Kemiskinan Ekstrim, Stunting, dan Anak Putus Sekolah.” Ujar Dwi Firmansyah pada sambutannya. Dia juga memperkenalkan seluruh anggota kelompoknya di acara tersebut yang berasal dari berbagai jurusan dan fakultas yang berbeda. Dan tergabung dalam satu kelompok 10 yang ditempatkan di desa Kebandungan. Dan mereka menempati salah satu rumah warga sebagai posko selama kegiatan KKN itu berlangsung.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *